Tempatnya Berbagai Info Penulis

Tampilkan postingan dengan label FYI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FYI. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 September 2018

Asal Penulisan Angka, Kenapa ditulis 1,2,3 sampai Sembilan dan 0


Penggunaan angka tidak bisa kita lepas dalam kehidupan sehari-hari. Angka sering kita gunakan dalam berbagai hal, mulai dari menunjukkan jam, berat badan, jarak dan berbagai hal lainnya,hampir semua aspek berhubungan dengan penggunaan angka.
Angka biasanya ditulis mulai dari 0,1,2,3 dan seterusnya sampai 9. Namun Pernahkah anda berpikir kenapa penulisan satu ditulis dengan “1”, dua ditulis dengan “2” dan seterusnya. Ternyata setelah saya membaca-baca dari berbagai sumber akhirnya saya menemukan jawabannya. Ternyata penilusan angka mulai dari 0,1, 2 sampai 9 ditulis berdasarkan jumlah sudut yang terbentuk pada angka terseut. Coba perhatikan gambar dibawah ini.


Gambar diatas terlihat seperti angka 1 sampai 9 dan juga 0. Coba anda lihat sudut yang ada pada gambar diatas.
Angka 1 memiliki 1 sudut
Angka 2 memiliki 2 sudut
Angka 3 memiliki 3 sudut
Angka 4 memiliki 4 sudut
Angka 5 memiliki 5 sudut
Angka 6 memiliki 6 sudut
Angka 7 memiliki 7 sudut
Angka 8 memiliki 8 sudut
Angka 9 memiliki 9 sudut
 dan angka 0 memiliki 0 sudut

Jadi ternyata asal muasal penulisan angka dihitung dari lekukan sudut yang terbentuk pada penulisannya.

Senin, 13 Maret 2017

4 Macam Tipe Dasar Kepribadian Seseorang


Lebih dari 400 tahun sebelum masehi Hippocrates, seorang ahli filsafat yang sangat pandai dari Yunani, mengemukakan suatu teori kepribadian, yang pada dasarnya ada 4 jenis tempramen atau kepribadian. Sebenarnya banyak juga teori lain, tetapi yang paling terkenal dan terus dikembangkan adalah teori Hippocrates-Galenus. Yang merupakan pengembangan dari teori Empedokretus. Berdasarkan kesimpulannya, ia mengatakan bahwa keempat tipe tempramen dasar itu adalah akibat dari 4  macam cairan tubuh yang sangat penting bagi tubuh manusia, yaitu :
-Sifat kering terdapat dalam chole (empedu kuning)
-Sifat basah terdapat dalam melachole (empedu hitam)
-Sifat dingin terdapat dalam phlegma (lendir)
-Sifat panas terdapat dalam sangius (darah)
Kemudian Galenus mengambil kesimpulan jika salah satu cairan lebih dominan dari cairan lain maka cairan tersebut dapat membentuk kepribadian seseorang. Berikut 4 Macam Tipe Dasar Kepribadian Seseorang :

1.Tipe Kolerik (Chole)

Orang yang bertipe ini sangat berorientasi pada pekerjaan, dan tugas. Dia adalah seseorang yang mempunyai disiplin kerja yang sangat tinggi. Kelebihannya dia bisa melaksanakan tugas dengan setia dan bertanggung jawab dengan tugas yang diembannya. Kekurangannya ia kurang bisa merasakan perasaan orang lain, belas kasihannya terhadap penderitaan orang lain sangat tipis, karena tipe perasaannya kurang bermain.

2.Tipe Melancholis (Melanchole)

Tipe ini sangat terobsesi dengan karya yang paling bagus, sempurna, mengerti esetetika keindahan hidup dan perasaannya sangat kuat, dan sensitif. Kelemahan tipe ini adalah ia sangat mudah dikuasai perasaannya. Tidak mudah bagi orang yang bertipe ini untuk bangkit, senang, maupun tertawa.

3.Tipe Flegmatis (Phegma)

Tipe ini adalah orang yang cenderung tenang dan dari luar cenderung tidak beremosi (bersifat dingin). Tipe ini mampu menyembunyikan emosinya. Orang ini cukup menguasai dirinya cukup baik dan instropektif sekali, memikirkan ke dalam, bisa melihat, menatap dan memikirkan masalah masalah yang terjadi di sekitarnya. Orang bertipe ini adalah seorang pengamat yang kuat, penonton yang tajam, dan juga pengkritik yang bermutu. Tapi kelemahan dari tipe ini, ia lebih suka mengambil mudahnya dan tidak mau susah.

4.Tipe Sangiun (Sangius)

Tipe ini mempunyai banyak kekuatan, bersemangat, mempunyai gairah hidup, dan bisa membuat lingkungannya gembira dan senang. Namun kelamahan dari tipe ini cenderung bertindak sesuai keinginannya atau emosinya sendiri. Orang yang bertipe ini mudah sekali dipengaruhi oleh lingkungan dan rangsangan rangsangan dari luat. Tipe sangiun kurang dapat menguasai dirinya. Orang tipe ini cenderung mudah jatuh ke dalam cobaan.


Itulah keempat tipe kepribadian manusia, diantara keempat tipe tersebut tidak ada yang terbaik dan terburuk, semua pasti ada positif dan negatifnya. Sekian yang bisa saya share. Kritik dan saran dari anda selalu saya terima. Silahkan beri komentar di kolom komentar yang sudah saya sediakan terima kasih.

Sabtu, 03 Desember 2016

Asal Muasal Kata Hoax


Hoax, anda pasti seringkan mendengar kata hoax kan?. “No pict hoax”. Beberapa orang sering mendengar kata ini, atau jangan jangan kamu juga kan ?.  Kamu biasanya bilang hoax kan kalau temenmu ngomong sesuatu yang menurut kamu itu palsu kan. Kamu tau arti sebenarnya dari hoax?, asal usulnya?, bagaimana bisa sampai populer?.
Langsung gan to TKP, lanjut baca.
Hoax memiliki arti suatu kata yang umumnya digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang palsu, ataupun usaha untuk menipu orang lain supaya mereka mempercayainya, padahal sudah jelas bahwa berita tersebut adalah palsu. Dibeberapa negara barat hoax digunakan sebagai sebuah tradisi setiap tahun. Hoax dilakukan oleh beberapa orang dengan tujuan bersenang senang dan menjahili teman. Yang paling populer adalah April Mop. Meskipun kata hoax begitu populer namun banyak juga yang tidak tahu asal muasal kata hoax itu sendiri.
Asal kata hoax
Menurut yang pernah saya baca, dari pendapat seorang psikologis asal inggris, Robert Nares (1753-1829) kata “Hoax” berasal dari kata “Hocus” yang berarti menipu. Hocus juga merupakan kependekan mantra sulap yakni”Hocus Pocus”. Namun maksud penggunaan kata hoax dalam pemberitaan paslu berbeda dengan pada pertunjukan sulap. Dalam pemberitaan palsu penonton tidak sadar dibohongi sedang dalam pertunjukan sulap penonton sadar jika dibohongi.
Lalu bagaimana bisa kata hoax bisa menjadi populer? Merebaknya penggunaan kata hoax untuk menggambarkan pemberitaan palsu diperkirakan muncul pertama kali di Amerika yang berasal dari film yang berjudul The Hoax. The Hoax adalah sebuah film drama amerika yang rilis pada tahun 2006, yang disutradai oleh Lasse Hallstrom. Skenario ditulis oleh William Wheeler, Film ini dibuat berdasarkan buku dengan judul yang sama oleh Clifford Irving dan berfokus pada autobiografi Irving.
Banyak kejadian yang diuraikan Irving dalam bukunya yang diubah ataupun dihilangkan dari film, dan penulus kemudian berkata, “Saya dipekerjakan oleh produser sebagai penasihat teknis film, tapi setelah membaca naskah terakhir saya meminta agar nama saya dihapus dari kredit film”. Hal ini mungkin disebabkan karena plot naskah tak sesuai dengan novelnya.
Film The Hoax dianggap sebagai film yang banyak mengandung kebohongan sehingga kemudian banyak kalangan terutama para pengguna dunia maya yang menggunakan istilah Hoax untuk menggambarkan kebohongan atau kepalsuan. Lambat laun, penggunaan kata hoax di dunia maya semakin populer. Bahkan kabarnya hoax digunakan hampir diseluruh belahan dunia.
Itulah mengenai asal kata hoax semoga menambah pengetahuan anda akhir dari penulis

Wassalam

Kamis, 24 November 2016

8 Tipe Kecerdasan Manusia dan Cara Mengembangkan


Tidak ada orang yang bodoh di dunia ini. Setiap orang pasti memiliki kepintarannya masing masing, dan setiap kepintaran tersebut pastilah satu sama lain berbeda. Seorang ahli riset dari Amerika Serikat, Prof. Howard gardener menyatakan tipe kecerdasan manusia ada 8 yakni, word smart (kecerdasan linguistik), number smart (kecerdasan logika atau matematis), self smart (kecerdasan intrapersonal), poeple smart (kecerdasan interpersonal), musik smart (kecerdasan musikal), picture smart (kecerdasan spasial), body smart (kecerdasan kinetik), dan nature smart (kcerdasan naturali). Berikut penjelasan masing masingnya :

8 Tipe Kecerdasan Manusia dan Cara Mengembangkan

1.Word Smart (Kecerdasan Linguistik)

Kecerdasan linguistik adalah kemampuan untuk menggunakan kata kata secara efektif, baik secara lisan maupun tulisan. Orang yang memiliki kecerdasan ini merupakan seseorang yang pandai mengolah kata kata saat berbicara maupun menulis. Orang tipe ini biasanya gemar mengisi TTS (teka teki silang), bermain scrable, dan bisa mengartikan bahasa tulisan dengan jelas. Ciri ciri : Senang bermain dengan kata kata, menikmati membaca, diskusi dan menulis, suka membumbui percakapan dengan hal hal menarik yang baru saja ia dengar. Jika anda memiliki kecerdasan ini, maka pekerjaan yang cocok untuk anda adalah jurnalis, penyair, atau pengacara. Untuk anda orang tua bisa mendukung anak yang bertipe ini dengan sering mengajaknya bercerita, membaca bersama, membacakan dongeng, dan melakukan dialog berdua dengan anak.

2.Number Smart (Kecerdasan Logika Atau Matematis)

Kecerdasan logika matematis adalah kemampuan seseorang dalam memecahkan masalah. Ia mampu memikirkan dan menyusun solusi dengan urutan yang logis. Tipe ini adalah orang yang memiliki kecerdasan dalam hal angka dan logika. Ciri ciri : senang dengan angka dan dapat melakukan perhitungan mental, senang menyiapkan jadwal secara terperinci, senang dengan permainan, puzzle atau sesuatu yang membutuhkan kemampuan berpikir logis dan statistis seperti catur atau cheker. Pekerjaan yang cocok jika anda bertipe ini adalah ilmuan, akuntan, atau progamer. Untuk anda orang tua bisa mendukung anak yang bertipe ini dengan mengajak anak mengunjungi museum ilmu pengetahuan atau mengajak anak bermain sambil menghitung.

3.Picture Smart (Kecerdasan Spasial)

Kecerdasan visual dan spasial adalah kemampuan untuk melihat dan mengamati dunia visual maupun spaial secara akurat. Mereka yang termasuk ke dalam tipe ini memiliki kepekaan tajam untuk visual, keseimbangan warna, garis, bentuk dan ruang. Selain itu, mereka juga pandai membuat sketsa dengan ide yang jelas. Ciri cirinya : menyukai seni, menikmati lukisan dan patung, memiliki cita rasa yang baik akan warna, cenderung menyukai pencatatan secara visual dengan menggunakan kamera. Pekerjaan yang cocok untuk tipe ini adalah arsitek, fotografer, desainer, pilot, atau insinyur. Untuk anda orang tua bisa mendukung anak yang bertipe ini dengan berikan anak buku gambar, perlengkapan ,mewarnai, dan juga kamera.

4.Body Smart (Kecerdasan Kinetik)

Kecerdasan kinetik adalah kemampuan dalam menggunakan tubuh kita secara terampil untuk mengungkapkan ide, pemikiran dan perasaan. Orang tipe ini mampu mengekspresikan gagasan dan perasaan. Mereka menyukai olahraga dan berbagai kegiatan yang mengandalkan fisik. Ciri cirinya : gemar berolahraga, cakap dalam melakukan sesuaru seorang diri, senang memikirkan persoalan sambil aktif dalam kegiatan fisik. Pekerjaan yang cocok untuk tipe ini ialah atlet, pengrajin, montir, dan penjahit. Untuk anda orang tua bisa mendukung anak yang bertipe ini dengan mengajaknya olahraga.

5.Music Smart (Kecerdasan Musikal)

Kecerdasan musikal adalah kemampuan untuk menikmati, mengamati, mengamati, membedakan, mengarang, membentuk dan mengekspresikan bentuk bentuk musik. Kecerdasan ini meliputi kepekaan terhadap ritme, melodi dan timbre dari musik yang didengar. Ciri cirinya : suka bersiul, mudah menghafal nada lagu yang baru didengar, menguasai alat musik tertentu, peka terhadap suara sumbang. Pekerjaan yang cocok untuk tipe ini adalah sesuatu yang berhubungan dengan musik. Untuk anda orang tua bisa mendukung anak yang bertipe ini dengan memberikan alat musik untuk anak anda.

6.Poeple Smart (Kecerdasan  Interpersonal)

Kecerdasan interpersoal adalah kemampuan untuk mengamati dan mengerti maksud, motivasi, dan perasaan orang lain. Orang tipe ini biasanya mengerti dan peka terhadap perasaan, intensi, motivasi, watak, dan tempramen orang lain. Ciri cirinya : senang bekerja sama dengan orang lain dalam suatu kelompok, lebih suka belajar kelompok. Pekerjaan yang cocok yakni networker, negosiator, atau guru. Untuk anda orang tua bisa mendukung anak yang bertipe ini dengan mengajak mereka bermain bersama diluar rumah atau sering mengajak anak anda datang ke acara keluarga untuk bersosialisasi.

7.Self Smart (Kecerdasan Intrapersonal)

Kecerdasan intrapersonal adalah kemampuan yang berhubungan dengan kesadaran dan pengetahuan tentang diri sendiri. Dapat memahami kekuatan dan kelemahan diri sendiri. Mampu memotivasi dirinya sendiri dan melakukan disiplin diri. Orang bertipe ini memiliki kecerdasan pengetahuan akan diri sendiri dan mampu bertindak secara adaptif berdasarkan pengenalan diri. Ciri cirinya : sering menyediri untuk memikirkan dan masalah itu sendiri, mempunyai hobi yang bersifat pribadi. Pekerjaan yang cocok yaitu konsoler atau teolog.

8.Nature Smart (Kecerdasan Naturalis)


Kecerdasan naturalis adalah kemampuan untuk mengenali, membedakan, mengungkapkan dan membuat kategori terhadap apa yang di jumpai di alam maupun lingkungan. Orang yang memiliki kecerdasan ini mampu memahami dan menikmati alam dan menggunakan secara produktif serta mengembangkan pengetahuannya mengenai alam. Ciri ciri : mencintai lingkungan, mampu mengenali sifat dan tingkah laku binatang, dan senang melakukan kegiatan di alam. Kecerdasan ini biasanya dimiliki petani, nelayan, pendaki dan pemburu.
Back To Top